Posted by: insinyur pengairan | March 11, 2011

Analisis Kurva Massa Ganda (Double Mass Curve Analysis)

Perubahan atau pemindaan lokasi stasiun hujan , gangguan lingkungan , kerusakan instrumentasi, ketidaksesuaian prosedure pengukuran seringkali menjadikan adanya perubahan relatif terhadap nilai data hujan yang tercatat. Oleh karena itu untuk menghasilkan hasil analisa hidrologi yang baik, pemeriksaan terhadap konsistensi data hujan sangat diperlukan seperti pada Gambar  berikut ini:

Gambar Uji konsistensi data dengan kurva massa ganda

Prosedur yang digunakan oleh “U.S.Environmental Data Service” untuk melakukan uji konsistensi data ini adalah menggunakan analisa kurva massa ganda sebagai berikut :

  1. Menghitung hujan tahunan untuk masing–masing stasiun.
  2. Menghitung rata-rata hujan tahunan untuk stasiun pembanding.
  3. Menghitung komulatif hujan tahunan untuk stasiun yang akan diuji.
  4. Menghitung komulatif hujan tahunan untuk stasiun pembanding.
  5. Melakukan penggambaran dalam bentuk diagram pencar (scatter diagram) antara stasiun yang akan diuji dan stasiun pembanding, Stasiun yang akan diuji pada sumbu Y dan stasiun pembanding pada sumbu X.
  6. Melakukan analisa terhadap konsistensi data hujan dengan cara membuat garis lurus pada diagram pencar dan melakukan analisa menentukan apakah ada perubaan slope atau tidak pada garis lurus yang dibuat pada diagram pencar, jika terjadi perubaan slope , maka pada titik setelah mengalami perubaan perlu adanya koreksi terhadap pencatatan data hujan dengan cara mengalikan dengan koefisien (K) yang dihitung berdasarkan perbandingan slope setelah mengalami perubahan (S2) dan Slope sebelum mengalami perubahan (S1) atau K = S2/S1.

Pengujian dengan metode ini akan memberikan hasil yang baik, jika dalam suatu DAS  terdapat banyak stasiun hujan, karena dengan jumlah stasiun hujan yang banyak  akan memberikan nilai rata-rata hujan tahunan sebagai pembanding terhadap stasiun yang di uji lebih dapat mewakili secara baik. Oleh karena itu jumlah minimal stasiun hujan untuk pengujian ini  adalah 3 stasiun hujan dan jika hanya terdapat 2 stasiun hujan atau bahkan 1 stasiun hujan, maka tidak dapat dilakukan pengujian konsistensi data hujan dan oleh karenanya kita asumsikan bahwa data yang ada adalah konsisten.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: